E-Book
UJI AKTIVITAS KRIM KULIT DURIAN (Durio zibethinus Murr) TERHADAP BAKTERI Staphylococcus sp. PENYEBAB JERAWAT SECARA In Vitro
Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat tradisional masih dimanfaatkan oleh masyarakat di
Indonesia. Selain murah dan mudah didapat, obat tradisional yang berasal dari tumbuhan memiliki
efek samping yang tidak kalah berbahaya dibandingkan obat kimia. Tujuan penelitian ini adalah untuk
mengetahui apakah krim kulit durian (Durio zibethinus Murr) dapat menghambat pertumbuhan
Staphylococcus Sp. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental laboratoris in vitro. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kulit durian yang diperoleh dari maserasi menggunakan
pelarut etil asetat yang digunakan sebagai bahan aktif krim anti jerawat dapat menghambat
pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus rata-rata 7,3 mm dan Staphylococcus epidermidis ratarata 11 mm, dapat Dapat disimpulkan bahwa krim kulit durian memiliki zat aktif dengan adanya
diameter zona hambat bakteri Staphylococcus aureus rata-rata 7,3 mm dan Staphylococcus
epidermidis 11 mm dan hal ini membuktikan bahwa krim kulit durian dapat digunakan sebagai obat
anti jerawat
Tidak ada salinan data
Tidak tersedia versi lain