DARI KERAGAMAN KE KESATUAN WUJUD
Syaikh Muhammad bin Ali bin Muhammad bin al-`Arabi al-Ta'I al-Hatimi, atau lebih dikenal dengan nama Syaikh Ibn `Arabi saja, adalah seorang tokoh sufi dan filosof Muslim paling populer di dunia Islam. Ketenaran Sufi yang oleh pengikutnya dijuluki Syaikh al-Akbar (Syaikh Teragung) ini bersangkut-paut dengan pandangannya yang menggemparkan dunia Islam, yang bahkan hingga sekarang masih diperdebatkan secara mendalam. Bakat-bakat spiritual Ibn `Arabi, yang lahir pada Senin 17 Ramadhan 560 Hijrah, atau bertepatan dengan 27 atau 28 Juli 1165, telah tampak sejak ia masih kanak-kanak. Perpindahannya ke jalan Sufi diawali dengan peristiwa misterius yang menyebabkannya berkhalwat ke sebuah tempat penyendirian. Dalam penyendiriannya itulah dia memperoleh visi mistis bertemu dengan tiga nabi besar yakni Musa, Isa (Yesus) dan Muhammad. Sejak itulah Ibn Arabi mulai mengembara mengunjungi guru-guru Sufi yang terkemuka mulai dari al-Uryani, Syaikh, Abu Madyan, hingga bertemu dengan sosok misterius yang dalam Islam dikenal dengan nama Nabi Khidir. Pada periode ini, selain belajar dan mengajar dia juga mulai menuliskan ajaran-ajarannya dalamrnbentuk kitab.
Tidak tersedia versi lain